Pertanyaan Soal Rambut Merah Pangeran Harry yang Mengejutkan

Jalan Nuri Slawi Kulon Tegal Pangeran Harry dari Inggris melamar kekasihnya, Meghan Markle, beberapa waktu lalu, dan media segera ramai dengan berita soal pasangan tersebut.

Namun, ada beberapa hal terlewatkan, salah satunya adalah pertanyaan mengejutkan pada Harry dari seseorang yang hadir dalam pengumuman pertunangan itu. Ia bertanya, "Bagaimana rasanya menjadi seorang "ginger hair" dan menikahi Meghan?".

Mendengar pertanyaan itu, Harry tersenyum lebar lalu menjawab, "Hebat sekali bukan? Hampir tak percaya rasanya."

Pertanyaan Soal Rambut Merah Pangeran Harry yang Mengejutkan (Sumber Gambar : KOMPAS)
Pertanyaan Soal Rambut Merah Pangeran Harry yang Mengejutkan (Sumber Gambar : KOMPAS)

Pertanyaan Soal Rambut Merah Pangeran Harry yang Mengejutkan

Mengapa rambut merah atau ginger hair jadi persoalan? Mungkin kita tidak terlalu mengenal masalah itu, karena pilihan kita hanya berambut hitam, ubanan, atau botak. Namun beberapa budaya di Eropa menganggap rambut merah bukanlah sesuatu yang menarik minat.

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Studies, menggunakan serangkaian wig untuk mengukur daya tarik seseorang berdasarkan warna rambutnya.

Hasilnya, wanita yang paling dianggap menarik adalah mereka yang mengenakan wig pirang atau blonde. Sementara itu, pria yang mengalami banyak penolakan adalah mereka yang mengenakan wig warna merah atau ginger.

Nah, Harry bisa dibilang pria dengan ginger hair paling beruntung karena ia lahir sebagai pangeran di Inggris. Ia makin terkenal semenjak mengumumkan hubungannya dengan Meghan yang juga mempesona.

Jalan Nuri Slawi Kulon Tegal

Rambut merah pun menjadi lebih disukai barangkali karena pangeran ini. Bahkan, Unicode - sebuah badan yang mengawasi peluncuran emoji - mulai mempertimbangkan permintaan publik untuk menciptakan emoji berambut merah.

Jalan Nuri Slawi Kulon Tegal

Organisasi nirlaba tersebut mengatakan bahwa permintaan tersebut sedang dipertimbangkan untuk diluncurkan tahun depan - bersama dengan emoji lobster, kanguru, dan gigi.

Padahal emoji dengan rambut hitam, coklat, pirang dan abu - abu telah beredar melalui kartun smartphone selama bertahun - tahun. Orang - orang denganginger hair sampai sekarang nampaknya masih mengalami diskriminasi.

Menurut Jacky Colliss Harvey, penulis buku RED: A History of the Redhead, stereotip negatif tidak adil yang dikaitkan dengan pria berambut merah berasal dari sosok Yudas - yang mengkhianati Yesus - dan digambarkan sebagai pemilik rambut merah.

Dia mengatakan bahwa wanita denganginger hair lebih diterima dan dianggap sebagai salah satu kunci kecantikan wanita selama berabad - abad. Namun pada pria, rambut merah itu dianggap menjadikan mereka kurang jantan dan sering jadi bahan olok - olok.

Baca :Bagaimana menggaet pria kaya seperti Pangeran Harry?

Stereotip lain di Serbia dan Rumania mengatakan bahwa pria berambut merah akan berubah menjadi vampir saat meninggal.

"Sangat disayangkan bahwa rambut merah pada pria dianggap sebagai hal yang sangat buruk, dan anggapan ini mengakar hingga kini," ucap Jacky Colliss Harvey.

Untungnya, stereotip mengenai pria dengan ginger hair ini tidak melemahkan pesona Pangeran Harry. Dengan kepercayaan diri yang tinggi, sang pangeran tetap tampil menawan dengan rambut merahnya.

Dari : Kompas

Jalan Nuri Slawi Kulon Tegal Anak Muda, Cantik, Hijab Jalan Nuri Slawi Kulon Tegal

Pertanyaan Soal Rambut Merah Pangeran Harry yang Mengejutkan Pertanyaan Soal Rambut Merah Pangeran Harry yang Mengejutkan Reviewed by Unknown on Sabtu, Desember 23, 2017 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.